Perbedaan RouterBoard dan RouterOS Mikrotik (Terlengkap)

Perbedaan RouterBoard dan RouterOS – bisa diidentifikasi dengan mudah dari beragam aspek, mengetahui perbedaan keduanya vital untukmu yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai dunia jaringan dan internet. Kedua jenis router tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Mikrotik sendiri umumnya digunakan oleh banyak perusahaan di bidang jaringan internet dan penyedia jasa internet atau ISP, mikrotik digunakan untuk menjalankan router jaringan. Jika saat ini Kamu sedang menggunakan internet dari sebuah jaringan, terutama publik, maka kamu mungkin sedang menggunakan mikrotik.

Pengertian RouterBoard

RouterBoard

Mikrotik RouterBoard adalah suatu hardware yang dapat menjalankan router network tanpa perlu di install ke sebuah PC, karena mikrotik ini telah didesain untuk menjalankan routerOS sehingga dapat menjadi router yang handal untuk penggunanya.

Fungsi RouterBoard dapat dijalankan sempurna karena terdapat hardware di sana, router ini adalah salah satu mikrotik yang menggunakan hardware. Kendati demikian, sudah terpasang OS di sana yang tidak perlu diinstal. Router ini dikenal karena pengoperasiannya yang mudah dan sangat familiar.

Di dalam perangkat ini, terdapat prosesor, RAM, ROM, dan memori flash. RouterBoard menyediakan banyak arsitektur, UI, dan model yang berbeda. Banyaknya variasi pada router ini akan membuat kamu bisa memilih model Routerboard mana yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang disiapkan.

  • RouterBoard ini mudah digunakan karena tidak perlu menginstall OS.
  • RouterBoard harganya dapat di jangkauan oleh masyarakat pada umumnya.

Kelebihan RouterBoard

Berikut adalah kelebihan RouterBoard yang harus Kamu ketahui dan pahami dengan baik.

  • RouterBoard dinilai praktis dan mudah untuk dibawa serta dipindah lokasinya. Karena memiliki mobilitas yang tinggi, router ini bahkan bisa disimpan di saku pemegangnya.
  • Salah satu perbedaan RouterBoard dengan RouterOS ada pada UI dan penggunaannya, RouterBoard dianggap memiliki UI yang user friendly jadi tidak akan sulit untuk menguasainya.
  • Selain UI yang user friendly, RouterBoard juga mudah digunakan karena tidak memerlukan penginstalan sistem operasi.
  • Kamu tidak membutuhkan daya listrik yang tinggi untuk bisa menggunakan router ini.
  • Sistem operasi pada RouterBoard tidak mengandalkan hard drive atau media putaran piringan sejenisnya, hal ini memberi kelebihan dimana terjadinya HDD bermasalah (corrupt) atau bad sector bisa diminimalisir kehadirannya.
  • RouterBoard menyediakan lisensi atau izin official langsung dari pabriknya.

Kelebihan yang ada pada RouterBoard ini membuat banyak orang memilih perangkat ini. Berdasarkan kelebihannya di atas, Kamu bisa menilai bahwa kemudahan dan kepraktisan adalah hal paling menarik dari RouterBoard. Pengguna tidak akan kesulitan dan butuh waktu lama untuk mengatur perangkat ini.

Kekurangan RouterBoard

Berikut adalah kekurangan yang bisa Kamu temukan pada RouterBoard.

  • Apabila terdapat komponen yang bermasalah atau rusak, pengguna tidak akan mudah memperbaikinya. Memang ada trik dengan menyolder komponen. Namun, pilihan yang dianjurkan biasanya langsung diganti saja.
  • Pada saat boot terjadi, Kamu bisa mendengar bunyi beep sehingga perangkat tambahan seperti monitor tidak diperlukan di sini.
  • Masalah hang cukup sering terjadi jika sumber daya CPU banyak digunakan.
  • Identifikasi masalah tidak mudah dilakukan jika ada pertanda bahwa perangkat ini bermasalah.

Kekurangan pada RouterBoard cukup jelas, garis besarnya ada pada sulitnya menyelesaikan masalah baik yang berkaitan dengan sistem maupun komponen. Tampaknya kemudahan dan kesederhanaan yang disediakan perangkat ini harus ditukar dengan kompleksitas dalam penyelesaian masalah.

Pengertian RouterOS

RouterOS

Mikrotik routerOS adalah sistem operasi yang perlu di install ke sebuah PC dan dapat mengubah PC (komputer) menjadi router.

RouterOS adalah sistem operasi mikrotik yang memungkinkan komputer memiliki beberapa fitur yang lebih dari sekadar penyedia internet saja. Router dengan basis UNIX ini bisa digunakan untuk firewallhotspotproxy, dst. Router ini tersedia dengan sistem operasinya dan mudah untuk digunakan dan dikonfigurasi.

RouterOS dapat digunakan tanpa persyaratan sistem spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan spesifikasi yang rendah sekalipun bisa menggunakan router ini dengan nyaman, dan yang membuat RouterOS banyak diandalkan adalah harganya yang murah dan sistem operasi tersedia Linux yang bersifat open source.

Kelebihan RouterOS

RouterOS memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya menjadi pilihan banyak orang.

  • RouterOS dikenal karena mudah untuk digunakan dan terutama memiliki harga murah. Harganya yang terjangkau ini sering menjadi pertimbangan orang untuk menggunakannya.
  • Untuk memudahkan pengoperasiannya, terdapat aplikasi Winbox yang bisa digunakan.
  • Fitur-fitur yang ada pada RouterOS ini dinilai lengkap.
  • Beragam Port Ethernet Card mampu dideteksi dengan baik.

Kelebihan yang ada pada RouterOS ini banyak menjadi pertimbangan calon penggunanya. Jika dibandingkan dengan RouterBoard, harga router ini memang lebih murah dan terjangkau. Router ini juga dinilai mudah digunakan. Sayangnya, RouterOS masih memiliki beberapa kekurangan yang mengganggu.

Kekurangan RouterOS

Berikut adalah kekurangan apa saja yang ada pada RouterOS.

  • Dibandingkan dengan CISCO, lisensinya masih kurang populer.
  • Salah satu perbedaan RouterBoard dengan RouterOS adalah soal tempat, RouterOS memakan cukup banyak tempat. Pemasangan dari perangkat ini membutuhkan lebih banyak area.
  • RouterOS dianggap kurang pas digunakan untuk jaringan berskala besar.
  • Hal ini memang cukup disayangkan, RouterOS sering mengalami masalah bad sector pada hardisk yang digunakan.
  • Pengaturan ulang sulit dilakukan jika pengguna ingin mengganti atau lupa kata sandi.

Selain kekurangan-kekurangan yang ada di atas, ada satu lagi yang bisa diperdebatkan. Hal tersebut adalah diperlukannya instalasi sistem operasi ke PC yang digunakan, hal ini tentu saja sedikit membebani penggunanya. Akan sangat nyaman jika RouterOS ini bisa langsung pakai tanpa proses instalasi tersebut.

Cara Menginstal RouterOS

Setelah membahas perbedaan RouterOS dan RouterBoard di atas, saatnya membahas mengenai cara instal RouterOS. Salah satu perbedaan RouterBoard dengan RouterOS adalah instalasi RouterOS. Berbeda dengan RouterBoard, RouterOS perlu diinstal sistem operasinya terlebih dahulu agar bisa digunakan.

Untuk menginstal RouterOS, Kamu bisa mengikuti langkah-langkahnya berikut ini.

  • Pastikan RouterOS sudah tersedia.
  • Pilih paket yang akan dipasang dengan memakai ‘a’ untuk menandai seluruh paket mikrotik.
  • Pilih ‘I’ untuk menginstal.
  • Lanjutkan dengan pilih ‘y’.
  • Tekan Enter untuk me-restart mikrotik RouterOS.
  • Halaman login akan muncul.
  • Silakan ketik ‘admin’ dan kata sandi atau tidak perlu diisi sama sekali.
  • Tekan Enter.
  • Apabila instalasi berhasil, tekan Enter untuk melanjutkan proses.
  • Mikrotik RouterOS kini sudah siap digunakan.

Dengan mengikuti cara instal RouterOS di atas, Kamu tidak kesulitan jika harus melakukan instalasi RouterOS sekarang. Jika terdapat masalah, Kamu bisa mencoba mengulangi langkah di atas sampai instalasi selesai dilakukan. Proses instalasi RouterOS ini cukup sederhana, mustahil Kamu kesulitan melakukannya.

Perbedaan RouterBoard dan RouterOS

Perbedaan RouterBoard dan RouterOS
Perbedaan RouterBoard dan RouterOS

Mikrotik routerOS dan routerBoard yang membedakan hanya tampilan dan cara konfigurasi mikrotiknya. Namun, lebih mudah menggunakan RouterBoard karena tampilannya berupa grafik kita tidak perlu menuliskan perintah-perintah seperti routerOS yang tampilannya menggunakan CLI.


Router mikrotik adalah perangkat yang nilai gunanya semakin hari semakin meningkat, pemahaman banyak orang mengenai perangkat ini pun meningkat. Paling tidak, pengguna ISP manapun pasti akrab dengan alat ini, walaupun pemakaiannya masih berada di tingkat dasar.

RouterOS dan RouterBoard adalah dua jenis router yang banyak digunakan, dengan memahami perbedaan RouterBoard dengan RouterOS akan membuatmu bisa memilih router mana yang pas untuk jaringan yang akan Kamu bangun. Kamu pun bisa lebih bijak dan cerdas memilih satu diantara keduanya.

Demikian artikel yang saya buat ini tentang perbedaan RouterBoard dan routerOS. Semoga artikel ini bermanfaat bagi siswa-siswi dan masyarakat pada umumnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *